Daur Hidup Nyamuk
Jika nyamuk betina bertelur, telur nyamuk menetas menjadi jentikjentik. Jentik-jentik berubah menjadi kepompong. Kepompong berubah bentuk menjadi nyamuk muda, dan kemudian menjadi nyamuk dewasa. Karena perubahan bentuknya mengalami tahap kepompong, maka nyamuk dikatakan mengalami metamorfosis sempurna.
Jika nyamuk betina bertelur, telur nyamuk menetas menjadi jentikjentik. Jentik-jentik berubah menjadi kepompong. Kepompong berubah bentuk menjadi nyamuk muda, dan kemudian menjadi nyamuk dewasa. Karena perubahan bentuknya mengalami tahap kepompong, maka nyamuk dikatakan mengalami metamorfosis sempurna.
Daur Hidup Kupu-kupu
Coba kamu perhatikan kupu-kupu yang hinggap di bunga! Ketika kupu-kupu dewasa bertelur, telurnya akan menetas menjadi larva yang berbentuk ulat, ulat menjadi kepompong dan kepompong kemudian berubah menjadi kupu-kupu dewasa. Seperti pada nyamuk, Kupu-kupu mengalami tahap kepompong sehingga dikatakan kupu-kupu melakukan metamorfosis sempurna.
Coba kamu perhatikan kupu-kupu yang hinggap di bunga! Ketika kupu-kupu dewasa bertelur, telurnya akan menetas menjadi larva yang berbentuk ulat, ulat menjadi kepompong dan kepompong kemudian berubah menjadi kupu-kupu dewasa. Seperti pada nyamuk, Kupu-kupu mengalami tahap kepompong sehingga dikatakan kupu-kupu melakukan metamorfosis sempurna.
Daur Hidup Kecoa
Kecoa atau lipas betina bertelur dalam jumlah banyak yang diletakkan di permukaan tanah atau pada tumpukan sampah. Telur kecoa menetas menjadi anak kecoa yang disebut nimfa. Nimfa memiliki bentuk yang mirip dengan induknya. Kemudian nimfa menjadi kecoa dewasa. Karena perubahan bentuknya tidak mengalami tahap kepompong, maka kecoa disebut mengalami metamorfosis tidak sempurna. Serangga lain yang mengalami metamorfosis tidak sempurna antara lain rayap, belalang, dan walang sangit.
Kecoa atau lipas betina bertelur dalam jumlah banyak yang diletakkan di permukaan tanah atau pada tumpukan sampah. Telur kecoa menetas menjadi anak kecoa yang disebut nimfa. Nimfa memiliki bentuk yang mirip dengan induknya. Kemudian nimfa menjadi kecoa dewasa. Karena perubahan bentuknya tidak mengalami tahap kepompong, maka kecoa disebut mengalami metamorfosis tidak sempurna. Serangga lain yang mengalami metamorfosis tidak sempurna antara lain rayap, belalang, dan walang sangit.
Memelihara Hewan Peliharaan
Apakah kamu memelihara hewan peliharaan di rumahmu? Kucing, kelinci, dan burung merupakan beberapa jenis hewan yang biasa dipelihara di rumah. Sungguh menyenangkan apabila di rumah terdapat hewan peliharaan. Hewan-hewan tersebut bisa kita ajak bermain, dan lain-lain. Namun demikian, untuk memelihara hewan tidaklah mudah. Kita harus senantiasa merawatnya dengan baik agar hewan tersebut tetap sehat.
Bagaimana memelihara hewan yang baik dan benar? Untuk memelihara hewan, yang perlu diperhatikan, yaitu memberi makan yang sehat, menjaga kebersihan dan kesehatan hewan, dan membuat kandang hewan.
Apakah kamu memelihara hewan peliharaan di rumahmu? Kucing, kelinci, dan burung merupakan beberapa jenis hewan yang biasa dipelihara di rumah. Sungguh menyenangkan apabila di rumah terdapat hewan peliharaan. Hewan-hewan tersebut bisa kita ajak bermain, dan lain-lain. Namun demikian, untuk memelihara hewan tidaklah mudah. Kita harus senantiasa merawatnya dengan baik agar hewan tersebut tetap sehat.
Bagaimana memelihara hewan yang baik dan benar? Untuk memelihara hewan, yang perlu diperhatikan, yaitu memberi makan yang sehat, menjaga kebersihan dan kesehatan hewan, dan membuat kandang hewan.
1. Memberi makanan yang sehat
Sama halnya seperti manusia, hewan juga
membutuhkan makanan yang sehat. Setiap hewan memeliki jenis makanan yang
berbedabeda. Kucing biasanya diberi makan daging dan ikan, sedangkan kelinci
makanannya berupa sayuran. Untuk memelihara hewan, kamu tentu harus mengetahui
jenis makanan yang cocok untuk hewan tersebut. Selain makanan, hewan juga
memerlukan minuman dari air yang bersih. Apabila kamu memelihara burung maka
tempat air minumnya harus dibersihkan.
2. Menjaga kebersihan dan kesehatan hewan
Selain perlu memperhatikan makanan dan minuman, hewan yang kita pelihara juga harus bersih dan sehat. Untuk itu, perlu dilakukan perawatan yang baik agar tubuh hewan menjadi bersih. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memandikan hewan peliharaan tersebut. Untuk menjaga kebersihan hewan yang kita pelihara, dapat dilakukan dengan cara memeriksakan hewan tersebut ke dokter hewan. Hal ini bertujuan agar hewan peliharaan kita tidak sakit dan selain itu, beberapa jenis hewan peliharaan perlu divaksinasi. Vaksinasi ini bertujuan untuk menghindari penyakit rabies.




